Di kaki Gunung Talamau yang megah
Pesantrenku berdiri indah
di tengah hamparan sawah hijau
tempat ilmu tumbuh, iman berakar
dan cita-cita menanjak setinggi puncak awan
Setiap fajar yang menyingkap kabut
kami, para santri, menyambut cahaya baru
dengan doa di bibir, dengan semangat di dada
Langkah kaki kecil kami menapak tanah barakah
mencari ridha, menjemput berkah
Di antara gemericik air wudhu dan lantunan ayat
suci
ada guru-guru kami, senyum mereka seterang pagi
ucapan mereka menuntun hati
menjadi lentera dalam gelapnya dunia nan fana ini.
Dan di puncak teladan itu berdiri seorang
pemimpin
Kiai Abdullah, tegas dalam penuh kewibaan
bijak dalam setiap nasihatnya
dicintai bukan karena jabatan pimpinan semata
namun karena ketulusan yang memancar dari hati dan jiwa.
Wahai pesantrenku, Baiturrafki Ass’diah
engkau bukan sekadar tempat belajar
engkau rumah jiwa, taman iman
tempat kami belajar mencintai Allah
dan mengabdi kepada sesama
Biarlah waktu berjalan dan usia bertambah
namun kenangan di tiap sudut asrama
di tiap sajadah dan kitab yang terbuka
akan selalu hidup dalam doa santri
yang kelak menebar cahaya dari ilmu yang kau tanamkan.
Terima kasih, pesantrenku
tercinta
tempat kami bertumbuh dalam ridha dan cinta.
Tabek Sirah_Ramahan 1446 H