Hujan bernyanyi membelah sunyi
Dentuman gemuruh teriaki bumi
Kulagukan diksi demi diksi
Tak sebuahpun dapat legakan kondisi
Hingga termangu menatap semua rotasi
Angin dingin tiba menusuk
Pekikkan suasana kalut
Aku duduk bersemayam di nestafa
Menanti akan hadirnya nirwana
Kulangitkan jutaan gema
Lantunkan bunyi menindas jiwa
Jatuh bangun yang teramat sakit
Luka dan darah cukup jadi saksi
Akan sadisnya kejadian suatu hari
Segalanya telah kuterima
Suapan pidato yang begitu bermakna
Cemooh dan hinaan
Kuterima dengan lapang dada
Sikijang telah lepas kehamparan
Alam telah lampiaskan ragam hukuman
Tiada lagi yang dapat diperbuat
Semua telah terjadi dengan teramat cepat
Hingga aku terkaca-kaca terhadap kejadian yang hebat