KILAT PERISTIWA

13 Mei 2024 FARHAN JIHADI HANIFA

Hujan bernyanyi membelah sunyi

Dentuman gemuruh teriaki bumi

Kulagukan diksi demi diksi

Tak sebuahpun dapat legakan kondisi

Hingga termangu menatap semua rotasi

Angin dingin tiba menusuk

Pekikkan suasana kalut

Aku duduk bersemayam di nestafa

Menanti akan hadirnya nirwana

Kulangitkan jutaan gema

Lantunkan bunyi menindas jiwa

Jatuh bangun yang teramat sakit

Luka dan darah cukup jadi saksi

Akan sadisnya kejadian suatu hari

Segalanya telah kuterima

Suapan pidato yang begitu bermakna

Cemooh dan hinaan

Kuterima dengan lapang dada

Sikijang telah lepas kehamparan

Alam telah lampiaskan ragam hukuman

Tiada lagi yang dapat diperbuat

Semua telah terjadi dengan teramat cepat

Hingga aku terkaca-kaca terhadap kejadian yang hebat







Puisi Populer