“Rindu di Balik Jendela Asrama”

Last Update 20 Oktober 2025 NurQaila Mafaza


Di malam sunyi, di balik jendela asrama,
Aku menatap langit yang sama seperti malam malam biasanya
di sana mungkin bintang yang kulihat kini,
juga sedang menatap wajah ayah dan ibu di rumah.

Angin malam berbisik lembut
membawa aroma tanah kampung halaman
mengingatkan pada pelukan ibu yang hangat
dan nasihat ayah yang tak pernah padam

Rindu ini kadang menetes jadi air mata
diam-diam di antara doa selepas Isya
Namun di dada, semangat itu tetap menyala
karena kutahu, perjuangan ini adalah cinta yang nyata.

Setiap hafalan yang kugenggam
setiap sujud yang kulakukan
adalah hadiah kecil untukmu, Ayah… Ibu…
di rumah yang jauh, namun dekat dalam doa

Aku belajar bukan hanya untuk diriku sendiri
tapi untuk kedua orang tuaku di dunia dan akhirat nanti.
Rindu ini bukan kelemahan
tapi bukti kasih yang menguatkan langkah hari-hariku sebagai santri.

Maka biarlah aku di sini 
di bawah cahaya pesantren yang penuh berkah
menulis masa depan dengan tinta sabar
hingga kelak pulang membawa ilmu
dan memeluk kalian… dalam ridha Allah nan indah.....


Puisi Populer