Dari tanah ini, tanah
Sinuruik,
lahirlah cahaya itu,
cahaya yang takkan
terpadamkan,
Sariamin…..
Nama yang mengilhami
perubahan dan mimpi besar.
Dalam dirinya mengalir
semangat perempuan yang tegar,
Mengukir sejarah sebagai
novelis pertama,
Bak bintang bersinar di
langit pergerakan.
Dalam heningnya
Sinuruik, tumbuhlah dedaunan kebijaksanaan itu,
Sariamin Ismail…..
Mengukir kata demi kata
dalam cerita yang takkan pernah pudar.
Dalam novelnya mengalir
riak perjuangan dan keadilan,
Menginspirasi hati nan
banyak, menuntun langkah ke arah yang terang benderang.
Penuh semangat,
Ia menjadi suara kaum
perempuan,
Mengajak untuk berdiri
dan angkat tinggi kepalan tangan, mengejar hak yang setara.
Tak hanya dalam
kata-kata tapi dalam aksi nyata,
Sariamin Selasih…
Seorang pahlawan yang
tak pernah lelah melawan arus.
Dari lembah gunung talamau
dan perbukitan yang mengelilingi,
Sariamin mengukir
legenda, sejarah yang tak pernah luntur.
Dengan pena dan hati
yang menggebu, ia menghidupkan cerita,
Menyebarkan api semangat
perubahan, seperti sinar mentari cerah tak terhalang.
Sebuah bendera
keberanian dan inspirasi yang tak terhingga.
Sariamin Selaguri…
Pionir yang membuka
jalan,
Mengajar kita arti
perjuangan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam jalan pergerakan,
namanya akan selalu dikenang,
Sebagai sosok perempuan
tangguh yang tak pernah surut.
Sariamin Ismail, Selasih
Selaguri
Walau gelar
kepahlawananmu belum tercatatkan
Semangatmu akan terus
mengalir dalam hati ini, generasimu.
Menyala terang, memandu
langkah dan menginspirasi disetiap perjalanan.
Sinuruik, 31 Juli 2022