Bersama Perantau Peduli Kampuang Halaman, Kepala Jorong Paraman Salurkan 144 Paket Sembako Untuk Seluruh Rumah

19 Desember 2025 dasrilsinuruik Gerak Sosial


GerakSosial_Solidaritas dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh masyarakat Jorong Paraman, Nagari Sinuruik, di tengah situasi bencana cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Kepala Jorong Paraman, Khairul Amri, bersama perantau yang peduli kampong halaman, bahu-membahu menggalang donasi berupa sembako untuk membantu warga yang terdampak.

Salah satu sosok yang berperan aktif dalam penggalangan donasi tersebut adalah Bapak Yondra, sosok mamak di kampuang Jorong Paraman yang saat ini menetap di Simpang Empat. Di sela kesibukannya sebagai seorang abdi negara, beliau tetap meluangkan waktu dan tenaga untuk menghimpun bantuan bagi kampung halamannya. Kepedulian tersebut membuahkan hasil nyata, di mana paket bantuan sembako tiba di Jorong Paraman pada hari Minggu sekitar pukul 01.00 dini hari.

Bantuan yang terkumpul disalurkan secara merata dan menyeluruh. Tidak tanggung-tanggung, paket sembako tersebut dibagikan ke setiap rumah yang ada di Jorong Paraman. Total sebanyak 144 paket sembako berhasil disalurkan, memastikan tidak ada satu pun keluarga yang terlewat dari bantuan tersebut.

Kepala Jorong Paraman, Khairul Amri, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para niniak mamak yang sangat peduli dengan kampung halamannya.

“Kita sangat menghargai dan mengapresiasi niniak mamak lua kampuang yang peduli dan membantu warga kita di tengah bencana ini. Bantuan ini tentu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi kondisi cuaca yang sering hujan serta akses jalan yang rusak menyebabkan harga bahan pokok menjadi tidak stabil,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara menyeluruh dan transparan.

“Alhamdulillah, donasi dari mamak lua kampuang yang telah kita salurkan berjumlah 144 paket, dan dapat kita pastikan setiap rumah di Jorong Paraman telah menerima paket sembako beliau tersebut,” tambahnya.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti kuat bahwa ikatan emosional antara kampung halaman dan perantau tetap terjaga, serta menjadi kekuatan sosial yang sangat berarti, terutama dalam menghadapi masa-masa sulit ini.(DS)