
Kepala SMA N 1 Talamau menyampaikan harapan besar terhadap para peserta
setelah mengikuti LDKS ini.
"Harapan sekolah terhadap peserta setelah mengikuti Latihan Dasar
Kepemimpinan Siswa (LDKS) adalah agar siswa memiliki karakter kepemimpinan yang
kuat, kemampuan berkomunikasi yang baik, dan rasa percaya diri yang
tinggi," ujar kepala sekolah biasa dipanggil buk Mimi ini.
LDKS merupakan kegiatan penting yang dirancang untuk mengembangkan
keterampilan kepemimpinan siswa. Beberapa harapan sekolah terhadap peserta LDKS
ini meliputi :
✅ Memiliki keterampilan kepemimpinan seperti mengambil inisiatif, menginspirasi orang lain, dan
mengelola konflik.
✅ Mampu berkomunikasi secara verbal dan non-verbal dengan
baik.
✅ Memiliki rasa percaya diri untuk menghadapi tantangan dan
mengambil peran aktif di sekolah.
✅ Memahami nilai-nilai
kepemimpinan dan tanggung jawab.
✅ Memiliki karakter positif,
seperti tegas, berpikir tenang, dan berdedikasi tinggi.
✅ Mampu berorganisasi dan
bekerja dalam tim.
LDKS SMA N 1 Talamau tahun ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di
bidang kepemimpinan dan pendidikan, antara lain Bapak Ahmad Dayat, S.Pd.I dan Bapak Dasril
B, S.Pd dari Terusbergerak.com serta Bapak Rahmad
Fitra, S.H
Dalam pelaksanaannya, LDKS tidak hanya memberikan materi teori kepemimpinan,
tetapi juga menerapkan metode simulasi, diskusi kelompok, dan permainan strategi
untuk memperkuat kemampuan komunikasi, kerja sama, serta empati para peserta.
Selain itu, beberapa pendekatan yang digunakan dalam LDKS ini antara lain:
✅ Pelatihan disiplin dan tanggung jawab melalui aturan yang
jelas dan sistem evaluasi.
✅ Penghargaan terhadap waktu dan kedisiplinan dalam
menjalankan tugas dan jadwal yang telah disepakati.
✅ Latihan pengambilan keputusan dan pemecahan masalah, agar
siswa terbiasa menghadapi tantangan dengan solusi yang tepat.
✅ Penguatan kerja sama tim untuk menanamkan pentingnya
dukungan antar anggota.
✅ Meningkatkan kepercayaan diri siswa agar siap menghadapi
tantangan di masa depan.
Pembina OSIS Welmi Ariza, S.Pd menyampaikan bahwa LDKS ini sangat
penting dalam membentuk karakter dan mental kepemimpinan siswa.
"LDKS bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah pengalaman yang membentuk
karakter kepemimpinan siswa secara nyata. Saya berharap seluruh peserta dapat
mengambil ilmu dari kegiatan ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,
terutama dalam menjalankan organisasi di sekolah," ungkapnya.
Sementara itu, Bapak Rezki Mairizal, S.Pd, juga selaku pembina OSIS,
menambahkan bahwa LDKS memberikan bekal yang sangat berharga bagi siswa dalam
mengasah jiwa kepemimpinan mereka.
"Siswa yang mengikuti LDKS diharapkan tidak hanya memahami teori
kepemimpinan, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam berbagai situasi.
Kepemimpinan itu bukan hanya tentang memerintah, tetapi juga tentang bagaimana
menginspirasi, berkomunikasi, dan bertanggung jawab," jelas bapak guru yang identik dengan kacamata ini.
Dengan adanya LDKS SMA N 1 Talamau 2025, diharapkan para siswa dapat
berkembang menjadi pemimpin muda yang cerdas, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa
kepemimpinan yang kuat. Sekolah berkomitmen untuk terus
mendukung pengembangan kepemimpinan siswa melalui kegiatan yang edukatif dan inspiratif.
Dengan demikian, LDKS bukan hanya sekadar pelatihan kepemimpinan, tetapi juga sebuah investasi bagi masa depan bangsa. Melalui LDKS, lahir calon-calon pemimpin yang siap membawa perubahan positif bagi masyarakat dan negara.(DS)