Nagari Sinuruik Salurkan 2.287 Paket Sembako Berupa Beras Untuk Warga Terdampak Cuaca Ekstrem

Last Update 18 Desember 2025 dasrilsinuruik Gerak Sosial


GerakSosial_Nagari Sinuruik, Kabupaten Pasaman Barat, menunjukkan respons cepat dan kepedulian nyata terhadap warganya dalam menghadapi bencana cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025. Hingga awal Desember 2025, Pemerintah Nagari Sinuruik telah menyalurkan sebanyak 2.287 paket sembako berupa beras kepada masyarakat terdampak, dengan total beras yang disalurkan mencapai 6.861 kilogram atau sekitar 6,8 ton.

Bantuan beras tersebut bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, yang disalurkan melalui Posko Utama Kebencanaan Kabupaten Pasaman Barat, kemudian didistribusikan oleh Pemerintah Nagari Sinuruik kepada masyarakat terdampak secara bertahap dan terkoordinasi.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui posko-posko kebencanaan serta langsung ke masyarakat di setiap jorong. Pada 30 November 2025, paket sembako pertama disalurkan ke Posko Tanggap Darurat Durian Banyak sebagai langkah awal pemenuhan kebutuhan dasar warga. Selanjutnya, pada 3 Desember 2025, bantuan kembali disalurkan berupa sembako dan family kit ke Posko Padang Laweh dan Bateh Somuik, guna memastikan kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi.

Puncak penyaluran bantuan dilaksanakan pada 8 Desember 2025, di mana sebanyak 2.287 paket beras disalurkan kepada seluruh masyarakat Nagari Sinuruik yang terdampak bencana. Distribusi bantuan dilakukan secara merata di setiap jorong dengan rincian: Jorong Sianok Pasar Baru menerima 163 paket, Jorong Benteng 158 paket, Jorong Paraman 160 paket, Jorong Sianok 157 paket, Jorong Kemakmuran 315 paket, Jorong Kemajuan 381 paket, Jorong Tombang 333 paket, serta Jorong Harapan Tinggam menerima 620 paket beras. Setiap kepala jorong membawa relawannya masing-masing ke kantor Wali Nagari Sinuruik untuk membatu packing sebelum diserahkan kepada warga satu paket satu rumah.


Pemerintah Nagari Sinuruik menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya penanganan darurat bencana serta wujud sinergi antara pemerintah nagari dan pemerintah kabupaten dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi cuaca ekstrem. Selain meringankan beban masyarakat, bantuan ini juga diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi warga. 

"Kita baru salurkan sedikit bantuan kepada seluruh masyarakat nagari sinuruik disetiap rumahnya, mohon bersabar kita fokus dulu pada warga yang terdampak langsung seperti kampuang Durian Banyak, Kampuang Padang Loweh, begitu juga daerah terisolir akibat putusnya akses jalan yakni Kampuang Bateh Somuik dan Tombang Mudiak. Setelah itu kita akan lanjut kejorongan-kejorogan lain yang juga terdampak akibat cuaca ektrem ini. Hujan berkepanjangan. Putusnya akses di Pasanggiang juga mengakibatkan harga agak kurang stabil dan menyulitkan masyarakat saat ini, karena bahan dapur seperti sayur mayur dan lainnya sulit didapat serta tidak normal seperti hari rabu biasanya." ujar wali nagari yang identik dengan rambut gondrong ini.

"Mari kita saling bahu membahu, bantu masyarakat. diamana saya juga telah meminta kepada masing-masing jorong untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama perantau-perantau kita. kabari mereka, jalin komunikasi sebaik mungkin dan kumpulkan donasi bersama untuk warga kita. "ujarnya, menambahkan.

Pemerintah Nagari Sinuruik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling menguatkan dalam menghadapi masa sulit akibat bencana cuaca ekstrem ini. Sinergi antara masyarakat, pemerintah nagari, dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui BPBD menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama dalam setiap upaya pemulihan. Dengan kebersamaan dan kepedulian yang terus terjaga, Nagari Sinuruik diyakini mampu bangkit, pulih, dan melangkah lebih kuat menuju kondisi yang lebih baik.(DS)