
Gerak Desa_Pada hari senin, tanggal 29 juli tahun 2024 bertempat di Mesjid USSISA ALATTAQWA di
Jorong Simpang Tigo Durian Tigo Batang menjadi saksi dari pelaksanaan kegiatan
penting, yakni Penggalian dan Pencermatan Hasil Penggalian Gagasan, yang
diselenggarakan oleh Kaur Perencanaan Nagari Koto Baru. Acara ini merupakan
bagian dari upaya pemerintah nagari untuk terus melibatkan masyarakat dalam
proses perencanaan pembangunan di Nagari Koto baru.
Acara yang dimulai setelah sholat Isya ini dihadiri oleh berbagai elemen
masyarakat dan pemangku kepentingan. Hadir dalam acara tersebut Pj. Wali Nagari
Koto Baru, Ketua Bamus Nagari Koto Baru beserta anggotanya, Plt. Kepala Jorong
Simpang Tigo Durian Tigo Batang, LPMN, serta berbagai tokoh masyarakat, agama,
pemuda, kelompok tani, kelompok perempuan, kader KPM, kader posyandu, dan kader
KB.
Pj. Wali Nagari Koto Baru, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kegiatan
penggalian gagasan ini. Beliau menyatakan harapannya agar usulan-usulan yang
muncul benar-benar dapat menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Biarlah sedikit usulan, yang penting terlaksana dan bermanfaat,"
ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa dengan keterbatasan anggaran, penting bagi
masyarakat untuk mengusulkan kegiatan yang berbobot dan prioritas, sehingga
dapat diakomodasi dalam rencana kerja pemerintah Nagari tahun 2025.
kegiatan pada malam hari ini mendapatkan sambutan yang sangat positif. “Kita
sengaja melaksanakan kegiatan ini pada malam hari supaya masyarakat kita bisa
hadir semua dalam menyampaikan usulan-usulan yang benar-benar prioritas di
kejorongan ini,” ungkap Pj. Wali Nagari. Hasilnya, partisipasi masyarakat
mencapai di atas 65%, menunjukkan antusiasme yang tinggi dan semangat
kolaborasi yang luar biasa.
Plt. Kepala Jorong Simpang Tigo Durian Tigo Batang, Jafriman dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mencermati usulan-usulan tahun sebelumnya yang belum terealisasi. Ia menekankan bahwa usulan yang diajukan harus benar-benar prioritas dan tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan yang berguna, seperti pelatihan SATPAM yang memberikan sertifikat kerja.

Ketua Bamus Nagari Koto Baru, Naldi, S.Pd, juga memberikan apresiasi yang
tinggi kepada masyarakat atas antusiasme mereka. "Semoga antusiasme warga
seperti ini bisa menjadi contoh bagi kejorongan lain yang ada di Nagari Koto
Baru," tuturnya. Naldi juga menekankan pentingnya mencermati dan
menyampaikan usulan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan
kegiatan pada malam hari. "Kami baru kali ini bisa mengikuti kegiatan
seperti ini pak... biasanya pelaksanaannya selalu di siang hari. Kami selama
ini bukan tidak mau hadir, tetapi kami sibuk beraktivitas di ladang. Kami
berterima kasih kepada bapak Pj. Wali Nagari karena sudah memperhatikan kami
dengan berani merubah kebiasaan kegiatan menjadi malam hari."ujarnya
dengan penuh harapan.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 23.45 WIB ini berakhir dengan sukses,
menghasilkan usulan-usulan prioritas yang berbobot dari masyarakat. Partisipasi
aktif dan semangat kolaboratif dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan
betapa pentingnya pendekatan inklusif dalam proses perencanaan pembangunan
nagari. Dengan demikian, diharapkan Nagari Koto Baru, khususnya Jorong Simpang
Tigo Durian Tigo Batang, dapat semakin maju dan berkembang.
Kegiatan ini bukan hanya tentang penggalian gagasan, tetapi juga tentang membangun semangat kebersamaan dan keterlibatan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap langkah pembangunan di Nagari Koto Baru.(DS)