
GerakDesa_Dalam upaya mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(SDGs) Desa poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas, PKK Nagari Sinuruik
kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan di nagari. Melalui
program GENTAS (Gerakan Entaskan Anak Putus Sekolah), yang diluncurkan pada bulan Juli yang lalu, PKK Nagari
Sinuruik menggandeng lembaga pendidikan non-formal PKBM Baitur Rafki As Sa’diyah untuk bersama-sama membuka akses
pendidikan bagi warga atau masyarakat yang belum sempat menamatkan sekolah.
Kerja sama ini secara resmi
dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara PKK Nagari Sinuruik dan PKBM
Baitur Rafki As Sa’diyah. Adapun kesepakatan ini bertujuan untuk memperluas
layanan pendidikan non-formal melalui program Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA)
yang akan dilaksanakan langsung perdana tahun ini di wilayah Nagari Sinuruik.
Ketua PKK Nagari Sinuruik, Nyonya Ana Frianton, menegaskan bahwa
program GENTAS merupakan wujud nyata kepedulian PKK terhadap masa depan
generasi muda di nagari.
“Kami percaya bahwa pendidikan
adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka jalan menuju kehidupan
yang lebih baik. Melalui GENTAS, kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Nagari
Sinuruik memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih cita-citanya,”
ujarnya dengan mantap.
Lebih lanjut, Nyonya Ana Frianton
menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada PKK dan
PKBM, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. “Kami
mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen nagari untuk
bersama-sama mengawasi dan mendukung anak-anak kita agar tidak ada lagi yang
berhenti di tengah jalan pendidikan. Inilah bentuk nyata gotong royong dalam
membangun nagari yang cerdas dan berdaya,” katanya.
Melalui kerja sama ini, PKK Nagari Sinuruik akan fokus pada
sosialisasi program GENTAS kepada masyarakat, mendorong partisipasi orang tua
dan remaja, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Nagari dan pihak terkait
lainnya. Selain itu, PKK juga akan mengupayakan dukungan pendanaan melalui
sumber-sumber yang sah, salah satunya adalah termasuk Dana Desa, teertompang harapan agar kedepan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, PKBM Baitur Rafki As Sa’diyah
bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, mulai dari
penyediaan tenaga pendidik, sarana belajar, hingga proses evaluasi hasil
belajar peserta. Pihak PKBM juga berkomitmen menjaga kualitas dan
keberlangsungan proses pendidikan sesuai standar yang berlaku.
Program GENTAS diharapkan mampu
menjadi solusi konkret dalam menurunkan angka anak putus sekolah di Nagari
Sinuruik sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan
bagi masa depan keluarga dan nagari.
Dengan semangat kolaborasi antara PKK,
PKBM, dan Pemerintahan Nagari Sinuruik di bawah binaan Bapak Frianton, Wali Nagari Sinuruik, program ini menjadi bukti
bahwa gerakan kecil di tingkat nagari dapat memberikan dampak besar bagi
pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan daerah. Sebagaimana hal yang
ditegaskan ibk Winda Ariani, Wakil ketua PKK nagari Sinuruik :
“Pendidikan adalah jembatan menuju masa depan. Selama masih ada anak yang belum mendapatlkan akses atau terputus pendidikannya, maka tugas kita belum selesai,” Ujar pengurus PKK Nagari yang juga berprofesi sebagai guru ini.
Acara penandatanganan nota
kesepahaman ini berlangsung penuh kehangatan di Kantor Wali Nagari Sinuruik.
Tampak hadir perwakilan Pemerintah Nagari, Pengurus dan kader PKK, tokoh
masyarakat, serta pihak PKBM Baitur Rafki As Sa’diyah. Suasana haru terasa
ketika beberapa anak dan remaja yang sempat putus sekolah hadir bersama orang
tuanya menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.
Salah satu calon peserta program
GENTAS dari jorong Sianok Pasar baru yang datang bersama orang tuanya ini,
mengaku terharu dan bersemangat setelah mengetahui adanya kesempatan untuk
kembali bersekolah melalui program ini.
“Anak dulu berhenti sekolah karena ada masalah di keluarga yang berimbas ke sekolah”. Tapi setelah sekian tahun berlalu, sekarang anak saya bisa ikut belajar lagi melalui program Gentas ini. Terima kasih PKK dan Pemerintah Nagari Sinuruik yang peduli dengan anak-anak seperti kami,” tuturnya dengan mata berbinar.
Kepada masyarakat warga nagari sinuruik, silahkan hubungi Pengurus PKK Nagari Sinuruik atau PKK di Jorongnya masing-masing. Daftarkan anak kita yang putus sekolah, karena masih ada peluang sampai akhir bulan Oktober ini. Namun jika tidak sempat dalam tahun ini, masih bisa ikut program ini ditahun depan. Dimana pendaftaran akan dibuka kembali oleh PKK Nagari dibulan Februari.
Dengan dimulainya program GENTAS tahun ini, dimana dihari giat sosialisasi ini telah hadir 16 orang calon peserta. Hal ini tentunya kembali Nagari Sinuruik menegaskan posisinya sebagai nagari yang tidak hanya bergerak dalam pembangunan fisik saja, tetapi juga berkomitmen dalam pembangunan manusia dan mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan nantinya.(DS)