
GerakDesa_
Komitmen Nagari Sinuruik dalam pengentasan stunting mendapat apresiasi tinggi dari Tim Penilai Nagari Berkinerja Baik Tingkat Provinsi
Sumatera Barat, yang melakukan kunjungan lapangan ke Nagari
Sinuruik pada Kamis, 24 Juli 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari proses
penilaian seleksi nagari berprestasi dalam menurunkan angka stunting di
Sumatera Barat. Dalam rombongan tersebut hadir Ibu Chintia Dewi Putri, ibu Retma Nenci yang menjadi bagian dari tim DPMD Provinsi Sumatera Barat, yang secara
langsung menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan keseriusan Nagari Sinuruik
dalam menangani isu stunting sejak tahun 2019 ini.
"Secara geografis, memang Nagari Sinuruik
ini jauh, kami lihat sendiri di Google Maps. Tapi usaha dan inovasi yang
dilakukan oleh pemerintahan nagari dalam penanganan stunting sangat luar biasa
dan patut diapresiasi," ujar Ibu Retma Nenci.
Lebih lanjut, beliau menyoroti program-program unggulan nagari dalam pengentasan stunting seperti Sustpadi (Susu, Telur, dan Kacang Padi) yang secara konsisten hadir dalam APB Nagari setiap tahunnya, serta inovasi digital GesitStunting.com, sebuah aplikasi berbasis data real-time untuk memantau perkembangan gizi dan kesehatan anak-anak di nagari.

Wali Nagari Sinuruik, Bapak
Frianton, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang
kepada tim penilai. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintahan Nagari Sinuruik akan
terus berkomitmen penuh dalam upaya pengentasan stunting. βIni bukan hanya
tentang lomba atau seleksi, tetapi tentang tanggung jawab kami sebagai
pemerintahan terdepan dalam menyelamatkan generasi masa depan dari ancaman
stunting,β ujarnya dengan tegas.
Dalam suasana hangat namun penuh semangat, Ibu Dewi juga memberikan motivasi kepada seluruh jajaran Pemerintahan Nagari Sinuruik agar terus berinovasi dan konsisten menjalankan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat. "Bukan hanya nagari sinuruik saja, tapi kita berharap seluruh nagari agar menyediakan dalam APB Nagarinya untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengentasan stunting ini". Ujar ibuk dewi yang baru pertama kali berkunjung ke nagari sinuruik ini.
Kita tentunya berharap agar hasil dari penilaian
ini nantinya adalah yang terbaik karena ini akan menjadi motivasi tambahan bagi
pemerintahan nagari untuk terus bergerak bersama demi Nagari
Sinuruik yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
βUntuk anak-anak Nagari Sinuruik, kita harus menang
bersama!β pungkas Bapak Frianton penuh harap.(DS)