Tim DPMD Provinsi Sumbar Kunjungi Nagari Sinuruik, Dalam Rangka Penilaian Nagari Berkinerja Baik Untuk Pengentasan Stunting

01 Agustus 2025 dasrilsinuruik Gerak Desa


GerakDesa_ Komitmen Nagari Sinuruik dalam pengentasan stunting mendapat apresiasi tinggi dari Tim Penilai Nagari Berkinerja Baik Tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang melakukan kunjungan lapangan ke Nagari Sinuruik pada Kamis, 24 Juli 2025.

Kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian seleksi nagari berprestasi dalam menurunkan angka stunting di Sumatera Barat. Dalam rombongan tersebut hadir Ibu Chintia Dewi Putri, ibu Retma Nenci yang menjadi bagian dari tim DPMD Provinsi Sumatera Barat, yang secara langsung menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan keseriusan Nagari Sinuruik dalam menangani isu stunting sejak tahun 2019 ini.

"Secara geografis, memang Nagari Sinuruik ini jauh, kami lihat sendiri di Google Maps. Tapi usaha dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintahan nagari dalam penanganan stunting sangat luar biasa dan patut diapresiasi," ujar Ibu Retma Nenci.

Lebih lanjut, beliau menyoroti program-program unggulan nagari dalam pengentasan stunting seperti Sustpadi (Susu, Telur, dan Kacang Padi) yang secara konsisten hadir dalam APB Nagari setiap tahunnya, serta inovasi digital GesitStunting.com, sebuah aplikasi berbasis data real-time untuk memantau perkembangan gizi dan kesehatan anak-anak di nagari.


Wali Nagari Sinuruik, Bapak Frianton, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintahan Nagari Sinuruik akan terus berkomitmen penuh dalam upaya pengentasan stunting. β€œIni bukan hanya tentang lomba atau seleksi, tetapi tentang tanggung jawab kami sebagai pemerintahan terdepan dalam menyelamatkan generasi masa depan dari ancaman stunting,” ujarnya dengan tegas.

Dalam suasana hangat namun penuh semangat, Ibu Dewi juga memberikan motivasi kepada seluruh jajaran Pemerintahan Nagari Sinuruik agar terus berinovasi dan konsisten menjalankan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat. "Bukan hanya nagari sinuruik saja, tapi kita berharap seluruh nagari agar menyediakan dalam APB Nagarinya untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengentasan stunting ini". Ujar ibuk dewi yang baru pertama kali berkunjung ke nagari sinuruik ini. 

Kita tentunya berharap agar hasil dari penilaian ini nantinya adalah yang terbaik karena ini akan menjadi motivasi tambahan bagi pemerintahan nagari untuk terus bergerak bersama demi Nagari Sinuruik yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
β€œUntuk anak-anak Nagari Sinuruik, kita harus menang bersama!” pungkas Bapak Frianton penuh harap.(DS)