
Bersama Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd
Universitas Ekasakti (UNES) Padang bersama Lembaga Pengembangan Sumber Daya
Manusia (LPSDM) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Barat
siap meluncurkan Program Pascasarjana Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Desa. Langkah ini menjadi inovasi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas
sumber daya manusia aparatur desa di Sumatera Barat.
Program RPL Desa ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 41 Tahun 2021 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau. Peraturan ini mengakui capaian pembelajaran seseorang, baik dari pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja, sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu. Program ini memberikan kesempatan kepada kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), dan BUMDesa Bersama untuk menyetarakan pengalaman mereka dengan materi kuliah universitas, sehingga dapat diakui sebagai kualifikasi akademik setara dengan gelar sarjana.
Tahun 2024 menjadi momentum perdana peluncuran program RPL Kerjasama LPSDM, UNES, dan PPDI di Sumatera Barat. Dengan gelombang pertama pendaftaran yang telah sukses dilaksanakan, saat ini pendaftaran gelombang kedua sedang berlangsung hingga 20 Agustus 2024, memberikan kesempatan lebih luas bagi aparatur desa di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.
Dalam pertemuan yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2024, PPDI Provinsi
Sumatera Barat, LPSDM, dan UNES Padang membahas evaluasi penerimaan calon
mahasiswa baru program RPL Gelombang 1 serta pelaksanaan gelombang kedua yang
sedang berjalan. Selain itu, dibahas juga peluang untuk membuka Program
Pascasarjana (S2) melalui jalur RPL.
Rektor UNES, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd yang juga seorang Guru Besar ini, menyampaikan bahwa pihak kampus sangat menyambut baik antusiasme dari perangkat desa yang ingin melanjutkan pendidikan mereka hingga ke jenjang pascasarjana. Namun, beliau menegaskan bahwa pembukaan program ini masih dalam tahap pembahasan bersama pihak yayasan dan stakeholder terkait. "Kami sangat senang dengan semangat perangkat desa ini untuk memperoleh gelar sarjana, bahkan sudah ada permintaan untuk program pascasarjana. Kami akan usahakan untuk meluncurkan Program RPL Pascasarjana di UNES tahun ini, namun mohon bersabar karena ada beberapa hal yang perlu dibahas lebih lanjut," ujar Prof. Sufyarma.

bersama Dr. Andi Yusran (Direktur LPSDM)
Sejalan dengan optimisme ini, Dr. Andi Yusran, Direktur LPSDM, juga
menyatakan keyakinannya bahwa Program RPL Pascasarjana akan segera diluncurkan
di Sumatera Barat melalui UNES. "Kami sangat optimis program ini akan
segera terlaksana dan dapat diikuti oleh perangkat desa, Bamus/BPD, dan kepala
desa. Kami juga berencana membuka peluang ini untuk daerah-daerah sekitar
Sumatera Barat. Oleh karena itu, siapkan diri Anda," ujar Dr. Andi Yusran.
Namun, beliau juga menekankan pentingnya memaksimalkan terlebih dahulu
program RPL untuk jenjang sarjana, yang saat ini masih dalam tahap pendaftaran
dengan jumlah peserta yang terus bertambah.
Plt. Ketua PPDI Sumatera Barat, Dasril B., S.Pd., yang juga merupakan
Sekretaris Nagari Sinuruik, menyambut baik kerjasama ini. "Ini adalah
kesempatan langka bagi perangkat desa untuk mendapatkan gelar S2 dengan biaya
yang ekonomis dan melalui perkuliahan selama dua semester saja," ujar
Dasril dengan antusias.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan aparatur desa di Sumatera Barat dapat terus meningkatkan kompetensi mereka, sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(DS)