
Nagari Katiagan, Pasaman Barat – Pada tanggal 18 Juli 2024, Aula Kantor Wali Nagari
Katiagan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan penting yaitu "Rembuk
Stunting Nagari Katiagan tahun 2024." Acara ini diselenggarakan oleh Badan
Musyawarah Nagari (Bamus) Katiagan selaku panitia Musna dengan anggaran yang bersumber dari APB
Nagari Katiagan Tahun Anggaran 2024 dari Dana Desa.
Kegiatan ini bertujuan untuk
menyepakati usulan program dan kegiatan di bidang kesehatan untuk tahun 2025.
Sebanyak 60 undangan hadir dalam acara ini, termasuk Camat Kinali, perwakilan
dari Puskesmas IV Koto Kinali, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa
(PLD), Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), Kader Posyandu, Kader Bina Keluarga
Balita (BKB), dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Nagari
Katiagan Endang Putra, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat
menghasilkan kesepakatan yang signifikan dalam upaya percepatan penurunan angka
stunting di Nagari Katiagan. "Saya berharap agar di tahun 2025, Nagari
Katiagan dapat lebih meningkatkan lagi kegiatan-kegiatan terkait percepatan
penurunan stunting. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan
generasi yang sehat dan cerdas generasi hebat," ujar Endang Putra.
Camat Kinali juga menyampaikan
harapan yang serupa saat membuka acara. "Musyawarah ini diharapkan dapat
menghasilkan kesepakatan yang meningkatkan kinerja pemerintah Nagari Katiagan
dalam percepatan penurunan stunting. Dengan kerjasama yang baik, kita bisa
mencapai hasil yang maksimal," ungkapnya.
Perwakilan dari P3MD Kementerian
Desa, PD yang hadir dalam acara tersebut, juga memberikan sambutannya.
"Kami berharap Nagari Katiagan lebih bijaksana dalam menentukan kegiatan
yang memprioritaskan bidang kesehatan. Keputusan yang tepat akan membawa dampak
positif bagi kesejahteraan masyarakat," jelas PD.
Wali Nagari Katiagan menegaskan
komitmennya untuk terus mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
"Kami berencana untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lebih intensif
di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap anak mendapatkan asupan gizi yang
cukup dan akses kesehatan yang memadai. Kami juga akan terus berkolaborasi
dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Nagari Katiagan yang sehat dan
sejahtera," tambahnya.
Keru Zabani selaku Sekretaris Nagari, dan
Pinda Mulia Sari, Kasi yang membidangi kegiatan ini, juga menekankan pentingnya
sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah stunting.
"Dengan kerjasama yang solid, kita yakin bisa menciptakan lingkungan yang mendukung
pertumbuhan dan perkembangan positif generasi di Nagari Katiagan," ujar dua anak muda generasi katiagan ini.
Rembuk Stunting Nagari Katiagan
bukan hanya sekadar acara rutin musyawarah nagari biasa, tetapi musyawarah ini merupakan langkah konkret
dalam upaya bersama untuk menurunkan angka stunting di nagari yang menghadap langsung ke samudera hindia ini. Dengan
komitmen dari berbagai pihak, diharapkan Nagari Katiagan dapat mencapai hasil
yang lebih baik di tahun-tahun mendatang, menjadikan generasi masa depan katiagan lebih
sehat dan cerdas.(DS)