NAGARI CREATIVE HUB

13 Hours Ago dasrilsinuruik Gerak Desa

NAGARI CREATIVE HUB

Oleh: Ir. Yozarwardi Usama Putra, S.Hut., M.Si
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat



GerakDesa_Pembangunan Indonesia ke depan tidak lagi dapat bertumpu pada pendekatan yang bersifat sentralistik. Desa dan nagari harus ditempatkan sebagai pusat pertumbuhan baru. Hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya membangun dari desa dan dari bawah sebagai strategi utama dalam pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Misi ke-3 juga menempatkan nagari sebagai basis kemajuan daerah.

Baca Juga : Kadis PMD SUMBAR Lakukan Sosialisasi Dan Penetapan Satgas NCH SINURUIK

Sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, saya memandang bahwa penguatan nagari tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan masyarakat. Oleh karena itu, kami mendorong lahirnya sebuah strategi kolaboratif yang kami sebut sebagai Nagari Creative Hub (NCH).

Nagari Creative Hub sebagai Pusat Kreativitas dan Inovasi

Nagari Creative Hub merupakan wadah bersama di tingkat nagari yang berfungsi sebagai pusat pengembangan kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan masyarakat. NCH menjadi ruang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal, baik dari sisi sumber daya manusia, kekayaan budaya, maupun peluang ekonomi yang ada di nagari.

Melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, pendampingan usaha, serta kolaborasi lintas sektor, NCH diharapkan mampu menjadi katalisator dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan nagari yang berkelanjutan.


Berbasis Nilai, Berakar pada Kearifan Lokal

Dalam implementasinya, Nagari Creative Hub berlandaskan pada sejumlah prinsip utama, yaitu berpihak kepada masyarakat akar rumput, terbuka terhadap kolaborasi lintas generasi dan sektor, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkuat budaya lokal. Yang tidak kalah penting, seluruh aktivitasnya tetap berbasis pada adat dan kearifan lokal sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat nagari di Sumatera Barat.

Pendekatan ini memastikan bahwa kemajuan yang dibangun tidak menghilangkan identitas, tetapi justru memperkuat nilai-nilai lokal sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan global.

Pilar Penggerak Ekonomi Kreatif Nagari

Untuk menggerakkan ekonomi kreatif nagari, NCH mengembangkan beberapa entitas strategis, di antaranya sektor seni dan budaya, kuliner, produk kriya, fashion dan pariwisata, serta produk pertanian dan jasa lainnya. Sektor-sektor ini merupakan kekuatan riil yang dimiliki nagari dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan.

Baca Juga : Menuju Sinuruik Berdaya_Rancak Publik Dampingi Optimalisasi Perhutanan Sosial 2026

Infrastruktur Sosial sebagai Ruang Kolaborasi

Nagari Creative Hub juga didukung oleh berbagai elemen penting sebagai ruang interaksi dan inovasi masyarakat, seperti penyediaan internet gratis untuk membuka akses digital, teras nagari sebagai ruang diskusi, medan nan balinduang dan medan nan bapaneh sebagai ruang aktivitas sosial dan budaya, serta lapau nagari sebagai pusat interaksi ekonomi dan sosial masyarakat.

Elemen-elemen ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem kolaboratif yang hidup dan dinamis di tengah masyarakat nagari.

Menuju Nagari Mandiri dan Berdaya Saing

Kami meyakini bahwa melalui pendekatan ini, nagari tidak hanya akan menjadi objek pembangunan, tetapi akan tumbuh sebagai subjek yang aktif, kreatif, dan mandiri. Nagari Creative Hub adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar dimulai dari bawah, dari masyarakat itu sendiri.

Akhirnya, saya berharap inisiatif ini dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak dimana pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan generasi muda saling bersinergi untuk membangun nagari yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya Minangkabau.(DS)

Picture by : IG dpmdprovsumbar