Yayasan Andalas Bumi Pasaman Barat Luncurkan Program MBG Perdana Di Kabupaten Pasaman Barat

Last Update 09 September 2025 dasrilsinuruik Gerak Ekonomi, Politik Dan Pemerintahan


GerakEkonomi_Yayasan Andalas Bumi Pasaman Barat secara resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di Kabupaten Pasaman Barat pada Senin (8/9). Program nasional yang menjadi bagian dari AstaCita Presiden Prabowo Subianto ini dihadirkan sebagai terobosan penting untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah. Peluncuran program MBG perdana di Pasaman Barat ini dihadiri langsung oleh Bapak Yulianto Bupati Pasaman Barat.

Kantor Yayasan Andalas Bumi Pasaman Barat sekaligus workshop MBG berlokasi di pusat kabupaten, hanya berjarak beberapa kilometer dari kantor bupati. Dalam acara peluncuran tersebut, Rafa’an selaku ketua yayasan menyampaikan bahwa pembangunan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Aua Kuniang sudah dimulai sejak April 2025 dengan pendampingan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).


Beliau juga menjelaskan, layanan MBG di Pasaman Barat ditargetkan mampu menjangkau 18 sekolah dengan total sekitar 3.500 siswa dari tingkat TK, SD, hingga SMP dalam radius enam kilometer dari dapur utama. Pada tahap awal, pekan ini pihaknya akan menyalurkan makanan bergizi untuk 2.000 siswa di 12 sekolah, yang terdiri dari dua TK serta 10 SD dan SMP.

“Dalam proses penyediaan makanan, kami melibatkan ahli gizi, tenaga boga, akuntan, hingga juru masak bersertifikat. Semua menu dijamin higienis karena dipantau langsung oleh tenaga gizi. Selain itu, 46 relawan lokal juga terlibat setiap hari untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses memasak dimulai sejak pukul 23.00 WIB, kemudian makanan dikemas pada pukul 04.00 WIB, dan didistribusikan ke sekolah-sekolah antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB menggunakan dua unit kendaraan operasional.


Turut hadir dalam kegiatan peluncuran, anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Adriwilza, yang juga Ketua Komisi I DPRD dari Fraksi Gerindra. Ia menyampaikan harapannya agar program ini membawa dampak besar bagi siswa.

“Dengan adanya program perdana MBG di Pasaman Barat ini, pemerintah daerah berharap distribusi makanan bergizi tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar siswa, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus menekan potensi masalah gizi pada anak-anak kita,” ujarnya.

Peluncuran perdana MBG di Pasaman Barat ini menjadi langkah awal penting dalam upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus mencetak generasi muda yang lebih sehat dan berdaya saing.(DS)