MAM TALU Siap Menjadi Sekolah Berprestasi Dari Talamau

09 Juli 2024 mamtalu

Di ujung barat Pasaman, terdapat sebuah sekolah swasta yang meskipun tidak besar namun telah melahirkan banyak orang-orang besar di negeri ini. Sekolah tersebut bernama MAM Talu, yang tergabung dalam amal usaha organisasi Muhammadiyah. Sebagai bagian dari Muhammadiyah, MAM Talu menjadi cikal bakal bagi banyak orang-orang sukses melalui pengkaderan Muhammadiyah baik itu didaerah maupun di kabupaten Pasaman Barat umumnya.

Di tengah-tengah keterbatasan sumber daya, MAM Talu telah mampu memberikan fasilitas yang memadai bagi siswa-siswinya. Ruangan kelas dilengkapi dengan peralatan IT seperti komputer, laptop, dan infokus, memungkinkan proses belajar mengajar menggunakan perangkat digital. Bahkan dengan adanya laboratorium komputer di sekolah ini memastikan bahwa setiap siswa yang lulus akan memiliki keterampilan mengoperasikan komputer, mempersiapkan mereka untuk tantangan di masa depan terutama akan hal-hal yang berhubungan dengan digital dan media.

Namun, keunggulan MAM Talu tidak hanya terletak pada fasilitasnya saja. Sekolah ini juga menekankan pentingnya pengembangan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Berbagai organisasi seperti Organisasi IPM, Hizbul Wathan, Tapak Suci, KOKAM,latihan kepemimpinan dan lainnya menjadi wadah pembentukan karakter siswa. Melalui organisasi-organisasi ini, MAM Talu nantinya akan melahirkan calon-calon pemimpin yang hebat di masa depan.

Selain itu, sekolah ini juga memiliki ekstrakurikuler di bidang seni sastra. Setiap hari Senin, upacara bendera di MAM Talu diselenggarakan dengan megah menggunakan korsik, dengan kelompok marching band mini yang siap tampil mengiringi upacara bendera. Tidak hanya itu, kegiatan sastra dan literasi juga menjadi fokus sekolah ini. Mereka memiliki mading siswa yang aktif, baik secara manual maupun melalui gerakan literasi digital bersama platform terusbergerak.com. Program studi literasi tahunan mereka pun menjadi jendela bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka dalam bidang sastra.

Lebih lanjut, MAM Talu juga memberikan kesempatan bagi siswanya untuk mengunjungi rumah puisi Taufik Ismail di Padang Panjang, serta melakukan praktek penyutradaraan langsung di kampus ISI Padang Panjang bersama dosen dan mahasiswanya langsung disana. Dimana hal ini telah menjadi agenda rutin tahunan dalam tajuk studi literasi, Walaupun sejak pandemi Covid 19 giat ini sempat terhenti. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah untuk memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa dalam mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang sastra.

Dengan komitmen yang kuat untuk memberikan pendidikan berkualitas dan mempersiapkan siswanya untuk masa depan yang cerah, MAM Talu terus membuktikan bahwa ukuran sebuah sekolah bukanlah hanya dari besarnya bangunan atau jumlah siswa, tetapi dari jejak-jejak keunggulan dan prestasi yang diukirnya.(WA)