
GerakKemanusiaan_Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan
meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di kalangan
generasi muda, Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman
Barat, Eko Supriyono, SE, hadir
sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di
SMK Negeri 1 Kinali.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bidang Palang Merah Remaja (PMR) PMI Kabupaten Pasaman Barat beserta sejumlah relawan PMI. Kehadiran PMI mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah dan para peserta didik baru yang mengikuti rangkaian MPLS tahun ajaran 2026/2027.
Baca Juga : Tim Peneliti Unand Kaji Ketahanan Bencana Berbasis Kearifan Lokal Di Nagari Sinuruik
Dalam pemaparannya, Eko Supriyono
menyampaikan pentingnya menumbuhkan jiwa kemanusiaan sejak usia sekolah. Salah
satu bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, menurutnya, adalah melalui
kegiatan donor darah yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Selain itu, para siswa juga
diperkenalkan dengan Palang Merah
Remaja (PMR) sebagai wadah pembinaan generasi muda yang bertujuan
membentuk karakter pelajar yang peduli, disiplin, bertanggung jawab, dan
memiliki semangat kerelawanan yang tinggi.
“Melalui Palang Merah Remaja, mari kita dukung anak-anak
kita menjadi pelajar yang berkarakter, peduli sesama, dan memiliki jiwa sosial
yang tinggi,” ujar Eko Supriyono yang juga
merupakan Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat.
Tidak hanya membahas isu kemanusiaan, PMI Pasaman Barat juga memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik dalam mengenali potensi ancaman bencana, memahami langkah-langkah mitigasi, serta mampu mengambil tindakan yang cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.

Menurut Eko, pemahaman tentang
kebencanaan sangat penting diberikan kepada pelajar mengingat Indonesia
merupakan negara yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana
alam. Oleh karena itu, generasi muda perlu dibekali dengan pengetahuan dan
keterampilan dasar agar mampu melindungi diri serta membantu orang lain saat
terjadi bencana.
Kepala SMK Negeri 1 Kinali, Hardimentis Marwan, S.Pd., M.Pd.T,
menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi PMI Kabupaten Pasaman
Barat dalam mendukung pelaksanaan MPLS di sekolahnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada PMI Pasaman Barat yang
telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didik baru. Materi yang
diberikan sangat relevan untuk membentuk karakter siswa yang peduli terhadap
sesama dan memiliki kesiapan menghadapi berbagai kondisi di masyarakat,” ungkapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua OSIS SMK Negeri 1 Kinali, Badra Ulunk Purnama. Ia mengaku senang atas kehadiran PMI yang telah memberikan wawasan baru mengenai pentingnya aksi kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana bagi kalangan pelajar.
Baca Juga : Presiden Prabowo Perkuat Komitmen Majukan Pendidikan, 150 Ribu Guru Siap Terima Beasiswa Kuliah Pada 2026
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten
Pasaman Barat berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam
kegiatan kepalangmerahan, memiliki semangat kerelawanan, serta mampu menjadi
pelopor kemanusiaan dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan edukasi tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara PMI dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kemanusiaan, dan budaya siaga bencana yang kuat.(DS)