
GerakDesa_Malam
ini, Minggu, 30 November 2025 pukul 20.30 WIB, tim SAR resmi merilis laporan harian
terkait perkembangan pencarian korban bencana longsor di Nagari Sinuruik,
Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Upaya pencarian yang memasuki hari ketiga ini masih dilakukan secara manual dan visual, akibat medan yang sulit dan genangan
air yang menghambat proses evakuasi.
Dalam operasi hari ini, tim SAR menemukan potongan organ manusia di area material longsor. Temuan
tersebut segera dibawa ke Puskesmas Sinuruik untuk diverifikasi. Setelah
dilakukan pemeriksaan medis, pihak puskesmas memastikan bahwa organ tersebut
adalah bagian usus manusia. Potongan organ itu telah diserahkan
kepada pihak keluarga korban.
Menurut keterangan tim SAR, luasnya area
terdampak serta kondisi tanah yang labil membuat proses pencarian berjalan
sangat hati-hati. Banyak titik yang masih tergenang air dan berpotensi
menimbulkan longsor susulan.
Wali Nagari Sinuruik, Bapak Firanton,
menyampaikan bahwa proses pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin, 1 Desember 2025. Untuk pertama kalinya sejak bencana terjadi, pencarian akan
dibantu oleh alat berat.
“Besok kita akan menggunakan alat berat untuk
membuka saluran air sungai. Harapannya, genangan air yang sudah seperti danau
ini bisa surut sehingga mempermudah tim SAR dalam menemukan korban yang belum
berhasil dievakuasi,” ungkap Firanton.
Penggunaan alat berat dipandang menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan, mengingat area longsor kini dipenuhi lumpur dan batu besar yang tidak bisa digeser dengan tenaga manual.
Masyarakat Nagari Sinuruik berharap dengan
masuknya alat berat besok, proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan
memungkinkan seluruh korban ditemukan. Bencana longsor beberapa hari terakhir
telah meninggalkan luka mendalam bagi warga, sekaligus menyisakan duka karena
beberapa korban hingga kini belum ditemukan secara utuh.(DS)
klik video rilis Tim SAR : https://www.youtube.com/watch?v=Z4-BCV-9lhM