Evakuasi Dramatis Ibu Hamil Di Tengah Gulita Dan Longsor Talamau_Dua Kali Estafet Selamatkan Dua Jiwa

Last Update 01 Desember 2025 dasrilsinuruik Gerak Sosial


GerakSosial_Di tengah gelap malam dan situasi darurat bencana longsor yang melanda Kecamatan Talamau, sebuah operasi kemanusiaan berlangsung dramatis pada Sabtu malam, 29 November 2025. Seorang ibu hamil muda dari Nagari Talu berhasil dievakuasi melalui perjalanan estafet yang melibatkan relawan PMI, petugas kesehatan, warga, hingga personel TNI.

Ibu hamil tersebut adalah Refni Soleha, istri dari Egi, pasangan muda yang tengah menantikan anak pertama mereka. Kondisi kesehatan Refni mengharuskan ia segera dirujuk ke Simpang Empat, namun akses jalan putus total akibat longsor.

Baca Juga : Longsor Susulan Kembali Terjadi Di Rimbo Kejahatan, Talamau_Penanganan Kian Berat, Warga Minta Perhatian Khusus Dari Pemerintah

Malam itu, petugas piket Puskesmas Talu meminta bantuan kepada petugas Posko Bencana Nagari Sinuruik yang sedang berjaga. Tanpa menunda, para relawan PMI bersama personel TNI langsung bergerak menuju puskesmas untuk memulai evakuasi.

Estafet Penyelamatan yang Menegangkan

  1. Dari Puskesmas Talu ke Pasanggiang
    Tim gabungan menempuh perjalanan dengan medan yang sangat sulit. Sesampainya di titik Pasanggiang, warga setempat yang berjaga turut membantu proses penyebrangan ibu hamil melewati area rawan longsor.
  2. Dari Pasanggiang ke Rimbo Kejahatan dengan Mobil Warga
    Setelah berhasil disebrangkan, Refni diangkut menggunakan mobil milik warga bernama Yogi, seorang pengrajin kaca “Ruziqta Kaco” yang tanpa ragu meminjamkan kendaraan dan tenaganya. Yogi mengantarkan pasien menuju estafet kedua di Rimbo Kejahatan.
  3. Pertemuan dengan Ambulans Puskesmas Kajai
    Di Rimbo Kejahatan, ambulans dari Puskesmas Kajai telah menunggu. Tepat pada pukul 00.02 WIB, Refni Soleha berhasil masuk ke dalam ambulans untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan.

Baca Juga : Hari Keenam Pasca TDB Pasaman Barat_Warga Mulai Krisis Logistik, Energi, Dan Komunikasi Di Talamau

Operasi ini berlangsung dalam situasi gelap gulita tanpa listrik, dengan jalanan licin, dan ancaman longsor susulan. Namun berkat kerja sama lintas unsur petugas medis, relawan PMI, personil TNI, dan warga evakuasi berhasil dilakukan dengan lancer.

Satu Harapan di Tengah Bencana

Aksi kebersamaan dan gotong royong ini menjadi gambaran kuat solidaritas masyarakat Talamau di tengah bencana yang telah merenggut nyawa dan menghancurkan banyak rumah. Di balik ketegangan malam itu, ada secercah harapan, penyelamatan dua jiwa, seorang ibu dan calon bayi yang sedang dikandungnya. Semoga persalinan berjalan lancar tentunya dengan kondisi ibu dan bayi yang selamat.(DS)