
GerakSosial_Di tengah gelap malam dan situasi darurat bencana longsor
yang melanda Kecamatan Talamau, sebuah operasi kemanusiaan berlangsung dramatis
pada Sabtu malam, 29 November 2025.
Seorang ibu hamil muda dari Nagari Talu berhasil dievakuasi melalui
perjalanan estafet yang melibatkan relawan PMI, petugas kesehatan, warga,
hingga personel TNI.
Ibu hamil tersebut adalah Refni Soleha, istri dari Egi, pasangan muda yang tengah menantikan anak pertama mereka. Kondisi kesehatan Refni mengharuskan ia segera dirujuk ke Simpang Empat, namun akses jalan putus total akibat longsor.
Malam itu, petugas piket Puskesmas
Talu meminta bantuan kepada petugas Posko Bencana Nagari Sinuruik yang sedang
berjaga. Tanpa menunda, para relawan PMI bersama personel TNI langsung bergerak
menuju puskesmas untuk memulai evakuasi.
Estafet
Penyelamatan yang Menegangkan
Baca Juga : Hari Keenam Pasca TDB Pasaman Barat_Warga Mulai Krisis Logistik, Energi, Dan Komunikasi Di Talamau
Operasi ini berlangsung dalam
situasi gelap gulita tanpa listrik, dengan jalanan licin, dan ancaman longsor
susulan. Namun berkat kerja sama lintas unsur petugas medis, relawan PMI, personil
TNI, dan warga evakuasi berhasil dilakukan dengan lancer.
Satu
Harapan di Tengah Bencana
Aksi kebersamaan dan gotong royong ini menjadi gambaran kuat solidaritas masyarakat Talamau di tengah bencana yang telah merenggut nyawa dan menghancurkan banyak rumah. Di balik ketegangan malam itu, ada secercah harapan, penyelamatan dua jiwa, seorang ibu dan calon bayi yang sedang dikandungnya. Semoga persalinan berjalan lancar tentunya dengan kondisi ibu dan bayi yang selamat.(DS)