Tidak Ada Yang Dirumahkan_”Dolop” Apresiasi Kebijakan PPPK Paruh Waktu Pasaman Barat



GerakPemerintah_Suasana pelantikan 2.666 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Pasaman Barat hari ini jum'at tanggal 23 Januari 2026 tidak hanya diwarnai prosesi resmi, tetapi juga oleh suara harapan dan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Dodi “Dolop”, pemerhati kebijakan publik yang dikenal vokal dan konsisten mengawal isu-isu keadilan bagi tenaga honorer dan THL.

Dolop menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Pasaman Barat Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat atas keberhasilan mereka mengusulkan pengangkatan sebanyak 2.666 THL dan honorer menjadi PPPK Paruh Waktu kepada Kementerian PAN-RB. Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar keputusan administratif, melainkan bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada para tenaga pengabdi yang telah lama berjuang dalam sunyi.

Baca Juga : Dari Pengabdian Ke Pengakuan_Akhiri Penantian Panjang, Sebanyak 2.666 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Pasaman Barat Resmi Dilantik

Yang membuat kebijakan ini semakin luar biasa, lanjut Dolop adalah kenyataan bahwa tidak ada tenaga honorer yang dirumahkan, kecuali mereka yang mengundurkan diri atau terkendala aturan.

“Tidak ada yang dirumahkan, kecuali mengundurkan diri atau terkendala aturan,” katanya mantap.

Menurut Dolop, di sinilah letak kebijaksanaan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat yang patut diapresiasi dan diteladani.

“Di sini sangat terlihat kebijaksanaan Bupati dan Wakil Bupati kita. Tidak ada dendam politik, seperti yang biasanya kita tonton di setiap pagelaran pilkada. Ini wajib ditiru dan dilanjutkan oleh siapa pun pemimpin di Bumi Tuah Basamo dimasa yang akan datang,” ujar Dolop, yang dikenal sebagai salah satu supporter PPPK paruh waktu sepenuh hati itu, sambil tersenyum penuh semangat.


Ia juga menegaskan bahwa dalam kebijakan ini tidak terlihat adanya penzaliman terhadap THL, seperti merumahkan secara sepihak tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Lebih jauh, Dolop mengajak seluruh putra-putri Pasaman Barat untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik kebersamaan.

“Selamat dan sukses untuk Bapak Ibu yang dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu yang dilantik hari ini. Kita putra putri Pasaman Barat sudah saatnya bergandeng tangan dan terus bergerak untuk Bumi Tuah Basamo yang lebih maju, lebih hebat, dan lebih sejahtera di masa yang akan datang,” ujarnya penuh semangat.

Mengakhiri pernyataannya, Dolop tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh supporter PPPK Paruh Waktu yang juga telah mendukung dengan sepenuh hati.

Baca Juga : “Lapor Pak Amran” Senjata Ampuh Lawan Penyimpangan Di Sektor Pertanian

Pernyataan Dolop ini menjadi cermin suara publik yang menilai bahwa kebijakan PPPK Paruh Waktu di Pasaman Barat bukan hanya soal status kerja, tetapi juga tentang keadilan, kebersamaan, kemanusiaan, dan masa depan pelayanan publik yang lebih bermartabat.(DS)