Wali Nagari Sinuruik Apresiasi Brigade Pangan Tuah Talamau, Dorong Percepatan IP 2 Di Lahan Pertanian

02 Februari 2026 dasrilsinuruik Gerak Desa


GerakDesa_ Wali Nagari Sinuruik, Frianton, menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya Brigade Pangan (BP) Tuah Talamau sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas pangan di wilayah Kecamatan Talamau.

Nagari Sinuruik diketahui merupakan nagari dengan areal lahan pertanian terluas di antara 90 nagari yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Namun demikian, hingga saat ini baru sekitar 20 persen dari total luas lahan yang telah menerapkan indeks pertanaman (IP) dua kali tanam dalam setahun (IP 2).

Baca Juga : Brigade Pangan Tuah Talamau, Siap Jadi Motor Penggerak Regenerasi Petani Dan Swasembada Pangan Di Pasaman Barat

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Frianton berharap, kehadiran Brigade Pangan Tuah Talamau dapat menjadi motor penggerak percepatan IP 2 secara merata di seluruh wilayah Nagari Sinuruik.

“Kami sangat mengapresiasi terbentuknya BP Tuah Talamau. Sinuruik memiliki potensi lahan yang sangat besar, namun baru sekitar 20 persen yang sudah IP 2. Besar harapan kami, kehadiran Brigade Pangan ini bisa menjadi pendorong agar IP 2 bisa diterapkan secara merata di nagari kita,” ujar Frianton, wali nagari yang dikenal dengan ciri khas rambut gondrongnya.


Sebagai bentuk dukungan nyata, saat ini telah dilakukan kegiatan sosialisasi Brigade Pangan Tuah Talamau di Nagari Sinuruik yang dilanjutkan ke seluruh kejorongan yang ada di Nagari Sinuruik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program, peran, serta manfaat Brigade Pangan kepada masyarakat, khususnya para petani.

Baca Juga : Tidak Ada Yang Dirumahkan_”Dolop” Apresiasi Kebijakan PPPK Paruh Waktu Pasaman Barat

Sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari para kepala jorong, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima secara utuh dan tepat sasaran oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Melalui sinergi antara Brigade Pangan, pemerintah nagari, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan percepatan IP 2 dapat segera terwujud. Dengan demikian, Nagari Sinuruik tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mewujudkan Talamau sebagai lumbung pangan Kabupaten Pasaman Barat.

Ke depan, Pemerintah Nagari Sinuruik berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pertanian yang berorientasi pada pemberdayaan petani dan regenerasi generasi muda, demi terciptanya pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.(DS)